4 Bahaya jika Anak Sering Makan Manis

Posted by

idntodays – 4 Bahaya jika Anak Sering Makan Manis Batas asupan gula harian yang aman bagi anak-anak anak adalah 25 gram atau setara dengan 2 sendok makan. Padahal, makanan manis seperti sebungkus makanan ringan, permen, dan minuman manis bisa jadi memiliki kandungan gula setengah dari batas maksimum.

4 Bahaya jika Anak Sering Makan Manis

anak-anak memang membutuhkan asupan gula untuk menunjang pertumbuhannya. Akan tetapi, asupan gula yang tidak terkontrol dapat menimbulkan 4 Bahaya jika Anak Sering Makan Manis

1. Kecanduan

makanan manis membuat anak-anak merasa senang sehingga mereka menginginkan lebih.
Jika dibiarkan tanpa terkendali, kegemaran anak-anak terhadap makanan manis justru bisa berbahaya untuk kesehatan fisik maupun psikologisnya.

Salah satu yang paling mudah dilihat adalah kecanduan, Anak yang kecanduan makanan manis akan menunjukkan gejala ketika keinginannya untuk makan makanan manis tidak dituruti.ciri-ciri gejala ini berupa, perubahan mood secara drastis, anak lebih sering gambek, tubuh lesu atau malah menjadi overaktif dan banyak bicara, gemetar

2. Pembusukan gigi

Pembusukan gigi biasanya terjadi karena menumpuknya sisa gula pada celah gigi. Bakteri mulut akan menjadikan gula sebagai makananannya dan menghasilkan zat asam.

Gabungan bakteri, sisa gula, zat asam, dan liur kemudian membentuk plak gigi, Lambat-laun, plak akan semakin merusak gigi. Bentuk kerusakan gigi yang biasanya dialami antara lain :sakit gigi berkepanjangan, peradangan, penyakit gusi, pecahnya gigi, infeksi pada gusi.

3. Obesitas

Anak-anak yang sering makanan manis akan lebih berisiko kena obesitas jika tidak diimbangi dengan makanan bergizi seimbang.

Bahaya makanan manis ini tentu tak berhenti saat anak masih kecil, akan terus mengalami kondisi ini hingga dewasa jika pola makannya tidak diperbaiki, Ia juga berisiko lebih besar mengalami masalah kesehatan sebagai berikut :asama, gangguan metabolik, kelebihan lemak, gangguan tidur, diabetes, masala prilaku.

4. Gangguan perilaku

Bahaya makanan manis juga dapat berdampak pada perilaku anak Anda. Setelah dicerna dan diserap, gula akan memasuki aliran darah dengan cepat. Hal ini memicu kenaikan gula darah secara drastis dan membuat Anak menjadi hiperaktif.

Penelitian dalam laman MedlinePlus juga menunjukkan adanya pengaruh antara asupan gula dengan perilaku anak. Anak-anak yang sering diberikan makanan manis sebagai hadiah oleh orangtuanya justru cenderung berperilaku negatif ketika dewasa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *