7 Tokoh sejarah wanita yang jadi inspirasi drama korea

Posted by

Mungkin ada sebagian yang tau cerita tentang tokoh Jang Ok-Jeong alias selir Jang Hui-Bin atau Choe Suk-bin? dua wanita ini sering muncul dalam drama korea.. keduanya memang termasuk tokoh sejarah yang paling tersohor di korea.
Jang maupun Choe sama-sama istri sah Raja Sukjong. dan keduanya terlibat dalam perseteruan politik yang mengubah sejarah dinasti Joseon.

Namu bukan hanya Jang hui- bin dan Choe suk-bin saja yang mewarnai riwayat panjang negeri ginseng ini.
siapa saja tokoh sejarah wanita yang sempat menjadi inspirasi drama korea?
berikut ini beberapa di antaranya.

Hwang Jini

Nama resmi yang dia sandang sebagai Gisaeng ( wanita penghibur) pada masa Myeongwol, namun sejarah tetap mengenalnya sebagai Hwang Jini atau Hwang Jin -yi. dia di sebut-sebut juga sebagai salah satu wanita dengan kecantikan legendaris.sampai kisah hidupnya  di tuliskan dalam berbagai literatur dan naskah teater.

Hwang jini adalah seoran Gisaeng yang sangat terkenal pada masa dinasti Joseon. Hwang jini hidup pada masa pemerintahan Raja Junjong. dia di perkirakan lahir pada 1508 di Kaesong ( sekarang bagian korea utara).konon katanya dia adalah anak haram dari seorang pejabat denga gisaeng. dan dia tumbuh menjadi seorang wanita cantik dengan bakat seni yang sangat menonjol, kabarnya kecantikan jini membuat salah satu pemuda di tempatnya mati karena patah hati.

Meskipun berasal dari kasta terendah di nasti juseon, hwang di sebut memiliki intelektualitas dan timdak tanduk yang setara dengan kalangan bangsawandia pandai dalam berbicara, dan memiliki pemikiran yang bebas, berbeda dengan perempua-perempuan lain pada masa itu.

Ratu Seondeok

Ratu Seondeok tercatat sebagai penguasa wanita pertama dari dinasti Silla. penguasa ke 27 Silla ini hidup pada masa tiga kerajaan korea, lahir dengan nama putri Deokman.
Deokman di pilih sebagai pewaris tahta karena ayahnya , Raja Jinpyeong tidak memiliki anak laki-laki. ada teori yang mengatakan kalau Deokman adalah putri tertua Jinpyeong, adapula yang berspekulasi kalau Deokman adalah anak kedua setelah putri Cheonmyeong.

Di bawah pemerintahan Seondeok, kesenian dan sastra berkembang pesat.tapi sayang nya pada masa pemerintahan ratu juga terjadi konflik politik dan pemberontakan.salah satunya adalah upaya kudeta yang di lancarkan oleh bidam, pejabat Sangdaedeung di istananya.

Maharani ki

Maharani ki atau Maharani gi adalah selir Raja Toghun temur dari dinasti Yuan dan ibu dari Biligtu khan Ayushiridara, raja pertama dinasti yuan utara.
Maharani gi lahir di wilayah dinati goryeo dengan nama Gi jao.meskipun berasal dari kelas bangsawan , keluarga Gi hanya  menduduki posisi rendah dalam sistem kasta dinasti goryeo. Gi dikirim ke Mongolia sebagai upeti tiga tahunan untuk Toghon temur. pada awalnya dia hanya salah satu di antara sekian banyak wanita cantik yang menjadi gundik sang raja mongolia. namun dalam waktu singkat Gi bisa menjadi kesayangan sang Raja berkat kecantikan dan kecerdasan yang luar biasa.

Gi menggantikan posisi Maharani Dinashri yang di hukum mati karena pemberontakan kakaknya. dan dia mendapatkan gelar Oljei Khutughu.
pemilihan Gi sebagai permaisuri sempat menuai kontroversi, di karenakan idealnya permaisuri harus di pilih dari selir pertama yang berasal dari mongolia. setelah putra nya merebut tahta, Maharani gi menghilangdan namanya tidak lagi di sebutkan dalam sejarah korea.

Dae Jang Geum 

Menurut ceritanya, Dae Jang- geum  adalah dokter wanita pertama dalam sejarah korea. tak banyak yang bisa di telusuri dari wanita ini. bahkan kemungkinan besar, namanya juga hanyalah sebuah julukan.tapi yang jelas, Dae jang geum bermarga asli Seo.

Jang geum merupakan tabib wanita pertama yang di akui oleh kerajaan. namanya bahkan di sebut  lebih dari tujuh kali dalam manuskrip dalam sejarah dinasti juseon. disana di sebutkan bahwa raja jungjon terkesan dengan keahlian medis jang geum dan bahkan mempercayainya sebagai tabib bagi anggota keluarga kerajaan. dan berkat keahlian ya ini jang geum mendapat jabatan sebagai pejabat tingkat ketiga di kerajaan.

Baek Pa-Sun
Di ceritakan  Pa sun adalah seniman keramik dan porselen wanita pertama dari dinasti Joseon.
Baek merupakan salah satu pengrajin porselen kebanggaan Joseon. dalam invasi yang di lakukan jepang pada  tahun 1592 dan 1594, Baek merupakan  salah satu tawanan yang di culik dan di bawa ke jepang. pada saat itu jepang menawan puluhan ribu warga Korea, para sarjana konfusionis dan seniman seperti Baek yang termasuk di antaranya.

Di Jepang, Baek dan seniman lainnya diminta untuk mengembangkan seni keramik dan porselen hingga ke seluruh negeri  sakura.
gaya seni keramik dan porselen yang kini di kenal sebagai warisan budaya jepang merupakan salah satu sumbangsih Baek Pa – jun.

Jang Hui- Bin

Jang Hui-Bin yang terlahir dengan nama Jang Ok-Jeung adalah selir dafri dinasti Joseon Korea. bermula dari menjadi dayang istana, posisi Jang naik hingga menjadi selir kesayangan Raja sukjong dan kemudian Ratu kerajaan Korea.
Jang hui bin di sebut-sebut sebagai salah satu wanita tercantik pada era Joseon. bahkan kecantikannya yang luar biasa di sebutkan dalam manuskrip sejarah Annals of Juseon Dinasty. Jang merupakan tokoh sentral dari kasdi namin. dan dia berhasil menggulingkan ratu Inhyeon dengan bantuan para sekutunya.

Setelah perselisihan sengit yang terjadi, akhirnya jang hui bin harus turun tahta. posisinya di turunkan kembali ke tingkat selir kerajaan , sementara ratu In-Won menggantikan posisinya sebagai permaisuri. dan pada akhirnya jang hui bin dan seluruh keluarganya di eksekusi.
Putra nya, putra mahkota hwiso sempat mewarisi tahta dan memerintah dengan gelar  Gyeongjong. namun sang raja tak sempat memerintah lama karena masalah kesehatan yang di milikinya. kelak Gyeongjong di gantikan oleh Yeoning-geum, putra raja sukjong dan selir Choe Suk bin.

z

Choi suk bin
Tak banyak fakta sejarah mengenai Choi suk bin yang berhasil di ungkap. sejarah hanya mengungkapkan dirinya terlahir dari keluarga dan kasta Cheonmin, sosial terendah pada masa dinasti juseon, dan versi cerita yang paling populer menyebutkan kalau Choe adalah musuri, atau budak yang bertugas menyiapkan air di istana.

Choe bertemu dengan raja Sukjong karena kebetulan. sang raja yang memergokinya tengah mendoakan ratu inhyeon yang tengah di asingkan. padahal perbuatan itu bisa membuatnya kehilangan nyawa, namun pengabdian luar biasa  Choe dan kemurnian hatinya membuat sang raja tertawan.
Setelah di angkat menjadi selir, Choe mulai terlibat dalam perebutan kekuasaan sebagai pendukung ratu inhyeon. kehadirannya perlahan memudarkan pengaruh jang hui-bin , selir yang tengah menguasai istana. dan pada akhirnya, Choe dan para sekutunya berhasil mengembalikan ratu inhyeon ke istana. dia juga melahirkan pangeran Yeoning yang kelak bergelar yeongjo. salah satu raja terbesar dalam sejarah korea.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *