Anies Baswedan Tidak Jadi Membatalkan Pembangunan Reklamasi

Posted by

Anies Baswedan Tidak Jadi Membatalkan Pembangunan Reklamasi

Anies Baswedan Tidak Jadi Membatalkan Pembangunan ReklamasiSesuai janjinya semasa kampanye, pada 26 September 2018 lalu Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mencabut izin 13 pulau reklamasi.Anies Baswedan Tidak Jadi Membatalkan Pembangunan Reklamasi Ia mengakui tak semua janji kampanye bisa ditunaikan di tahun pertama. Beberapa di antaranya harus menyesuaikan penganggaran yang disusun Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dan disetujui DPRD.

Saat dia dilantik sebagai Gubernur pada 16 Oktober 2017, APBD DKI 2018 sudah selesai dibahas. Wal hasil tak semua program yang dijanjikan semasa kampanye bisa langsung ditunaikan.

Program rumah uang muka (DP) Rp 0 misalnya, baru bisa diluncurkan pada Oktober tahun ini setelah anggaran dimasukkan dalam APBD Perubahan September lalu. Begitu juga program drainase vertikal untuk mengatasi banjir Jakarta, baru bisa dianggarkan tahun 2019.

Soal janji mencabut izin reklamasi?

Lantaran tak perlu anggaran besar, Anies dapat langsung mengeksekusinya di tahun pertama ini. Sebelumnya mencuat pro-kontra atas rencana pencabutan izin tersebut. Meski mengakui yang dihadapi adalah para pengembang raksasa, Anies jalan terus karena merasa tak ada prosedur dan aturan yang dilanggarnya.

“Secara skala, magnitude, aktor, ini yang dihadapi adalah raksasa, dan memiliki kekuatan menelepon siapa saja dan di mana saja dan ukurannya besar,” kata Anies saat wawancara khusus dengan Trans Media Group: detikcom, CNNTV dan CNNIndonesia.com.

“Bisa hitunglah kalau memberikan Rp 500 miliaAnies Baswedan Tidak Jadi Membatalkan Pembangunan Reklamasir, skala bisnis dan keuntungannya berapa,” lanjut Anies.

Di saat menghadapi ancaman dari kekuatan besar pendukung reklamasi, Anies sendirian memimpin DKI. Sandiaga yang sebelumnya menjadi Wakil Gubernur undur diri karena maju Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Sementara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera sebagai partai pengusung, hingga kini belum satu kata untuk menentukan figur pengganti Sandi. Takutkah Anies?

Saksikan Wawancara Eksklusif detikcom, CNNTV, CNNIndonesia.com dengan Anies Baswedan

Genap setahun Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta. Sejumlah kebijakan telah ia eksekusi.

Anies dilantik bersama Sandiaga Uno pada 16 Oktober 2017. Namun kini Anies memimpin DKI Jakarta seorang diri untuk sementara lantaran Sandiaga mundur dari posisi wagub karena menjadi calon wakil presiden.

Sebagian kebijakan yang dieksekusi merupakan realisasi dari janji yang dia sampaikan ketika kampanye bersama Sandiaga Uno. Selain diklaim sebagai prestasi, rupanya ada kebijakan yang menuai kontroversi.

Akun Twitter Pemprov DKI Jakarta, @DKIJakarta, juga mencuitkan daftar 31 kebijakan yang telah dilakukan selama setahun.Anies Baswedan Tidak Jadi Membatalkan Pembangunan Reklamasi

Berikut sejumlah kebijakan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies yang diklaim sebagai prestasi

Ditulis Oleh – Feli idntoda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *