Asap Tebal Menyelimuti Kota Pontianak

Posted by

Asap Tebal Menyelimuti Kota PontianakBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah titik api di Kalimantan Barat mengalami peningkatan. Semula 533 titik menjadi 605 titik.Asap Tebal Menyelimuti Kota Pontianak

Pelaksana Tugas Kepala Pusat, Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan,

kebakaran hutan dan lahan turut menyebabkan jarak pandang terganggu. Cuaca saat ini di Pontianak, kata dia, berasap dengan jarak pandang sampai 5 km.Asap Tebal Menyelimuti Kota Pontianak

“Sedang kualitas udara berdasar nilai Particulate Meter (PM10) menunjukkan Pontianak 253 (sangat tidak sehat),” kata Agus melalui keterangan tertulis, Minggu (11/8).

Agus menambahkan, jumlah titik api di wilayah Kalimantan dan Sumatera Selatan masuk ke dalam kategori sedang dan tinggi. Sampai pukul 10.00 WIB tadi, jelas dia, asap terdeteksi di dua wilayah tersebut.

Ada pun jumlah titik api di Sumatera Selatan sebanyak 19 titik, Kalimantan Tengah 163 titik, Kalimantan

Selatan 14 titik, Kalimantan Timur 20 titik, dan Kalimantan Utara 23 titik.

Sementara di Riau terdapat 29 titik, Jambi 3 titik, dan Bangka Belitung 14 titik.

“Asap terdeteksi di Sumatera dan Kalimantan tapi tidak ada transboundary haze atau asap yang melintas

ke negeri tetangga Malaysia atau Singapura,” ujar Agus.

Dia menambahkan, cuaca saat ini di sejumlah daerah ada yang diselimuti asap dan awan.

Agus merinci, jarak pandang di Pekanbaru 5 km (berasap), Jambi 9 km (berawan), Palembang lebih dari atau

10 km (berawan), dan Palangkaraya 5 km (berasap).

Kemudian, jarak pandang Pangkalan Bun 9 km (berawan), Sanggu-Buntok 4 km (berasap), Banjarmasin

lebih dari atau 10 km (berawan), serta Tanjung Harapan – Tanjung Selor 5 km (berasap).

Sementara itu, kualitas udara berdasar nilai PM10 menunjukkan Pekanbaru 166 (tidak sehat), Palangkaraya 217 (sangat tidak sehat), dan Sampit 26 (sehat).

Agus mengungkapkan sebanyak 9.072 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri. BNPB, BPBD, dan masyarakat dikerahkan di enam provinsi. Seperti Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng, dan Kalsel. Agus menjelaskan, pemadaman api dilakukan melalui upaya di jalur darat dan udara dengan metode water bombing.

Dibuat oleh – idntodays.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *