Bukit Soeharto Sudah Memiliki Infrastruktur Pendukung Untuk Menjadi Pengganti DKI

Posted by

Bukit Soeharto Sudah Memiliki Infrastruktur Pendukung Untuk Menjadi Pengganti DKI

Bukit Soeharto Sudah Memiliki Infrastruktur Pendukung Untuk Menjadi Pengganti DKIGubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyatakan kawasan Bukit Soeharto sudah memiliki infrastruktur Bukit Soeharto Sudah Memiliki Infrastruktur Pendukung Untuk Menjadi Pengganti DKI

pendukung untuk menjadi pengganti DKI Jakarta sebagai ibu kota di Indonesia. Wilayah itu sudah terhubung dengan jalan tol menuju kota Balikpapan dan Samarinda.

Ia menerangkan total luas lahan Bukit Suharto 64 ribu hektare (ha). Namun, masih bisa diperluas ke arah

barat seluas 85 ribu ha dan timur 63 ribu ha. Bila dijumlah, total lahan yang berpotensi untuk dipakai seluas 212 ribu ha.Bukit Soeharto Sudah Memiliki Infrastruktur Pendukung Untuk Menjadi Pengganti DKI

“Suasananya juga bagus sekali, kawasan ini juga berada di atas ketinggian permukaan laut 25 meter. Kalau jadi pusat pemerintahan ya harus di atas laut, jangan dekat-dekat nanti banjir,” Belum lagi, ia memastikan

Kalimantan Timur merupakan wilayah yang jauh dari potensi bencana alam karena tak masuk dalam area cincin api (ring of fire). Lalu, fasilitas listrik juga sudah siap menampung kesibukan pemerintah pusat nantinya.

“Listrik juga aman karena Kalimantan ini kan daerah minyak dan gas, semua fasilitas sudah aman,” tegas Isran.

Kendati begitu, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dikerjakan apabila Jokowi benar-benar

menetapkan Bukit Soeharto sebagai ibu kota baru. Sejumlah infrastruktur berupa istana kepresidenen hingga kantor kementerian harus dibangun.Bukit Soeharto Sudah Memiliki Infrastruktur Pendukung Untuk Menjadi Pengganti DKI

“Tapi bertahap, jadi tahun pertama setelah ditetapkan ya lakukan research dan proses desain dulu, lalu bebaskan lahan. Jadi jangan sekaligus pindah,” katanya.

Isran menyebut desain kota pemerintah baru harus dilakukan secara cermat dan detail. Ia bahkan menyarankan penggunaan tenaga ahli internasional yang paham tata ruang kota.

Pemerintah pusat, menurut dia, juga harus melakukan pembebasan lahan secara adil agar tak merugikan masyarakat. Namun, ia belum memiliki hitungan pasti berapa dana yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan.

“Jadi ada beberapa masyarakat yang menguasai lahan di Bukit Soeharto, tapi mereka bukan pemilik, hanya dikuasai saja,” ujar dia.

Ditulis Oleh – Feli idntoday

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *