China Hentikan Import Minyak Dari AS

Posted by

China Hentikan Import Minyak Dari AS

China Hentikan Import Minyak Dari ASMeskipun China belum menerapkan sanksi untuk impor minyak Amerika Serikat, nampaknya perusahaan-perusahaan minyak asal China rupanya tidak mau mengambil risiko. Negara dengan ekonomi terbesar China Hentikan Import Minyak Dari AS

kedua di dunia ini telah menghentikan pembelian minyak mentah AS sejak Agustus lalu berdasarkan data Biro Sensus Amerika Serikat yang diterbitkan pada Jumat (5/10/2018). Berhentinya impor minyak mentah

dari AS oleh China adalah yang pertama kalinya sejak Septermber 2016. Pada bulan Juli,

China sempat menerima 12 juta barrel dari AS. Dikutip dari Bloomberg, China sebelumnya merupakan salah satu importir

minyak AS terbesar setelah AS mencabut pembatasan ekspor pada Desember 2015, bahkan berkali berebut posisi dengan Kanada dalam posisi importir minyak AS terbesar.China Hentikan Import Minyak Dari AS Namun, minat China terhadap minyak AS berkurang di tengah semakin meningkatnya ketegangan perdagangan di anara kedua negara.

Adapun Juni lalu, Beijing telah mengancam akan memberikan tarif seebsar 25 persen untuk impor minyak mentah AS sebagai bentuk tanggapan atas pemberian tarif untuk 10 miliar dollar AS produk impor China

yang dilakukan oleh Presiden Trump. Perusahaan minyak terbesar China, Sinopec, kemudian menangguhkan beberapa pengiriman minyak mentah dari AS, meski kemudian melanjutkan beberapa

pembelian selepas minyak mentah dihapus dari daftar produk yang akan dikenai tarif. Masa depan impor minyak mentah AS oleh China masih belum pasti, dan masih belum ada jaminan bahwa ancaman tarif

minyak mentah AS tidak akan muncul kembali ketika konflik perdagangan masih berlanjut.

Produsen minyak AS berisiko akan merasakan dampak dari ketegangan perdagangan seiring dengan semakin meningkatnya penjualan mereka ke luar negeri lantaran permintaan domestik sedang menurun.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, keresahan Trump terkait lonjakan harga minyak adalah hal yang tepat. Namun, dirinya menambahkan, seharusnya Trump menyalahkan dirinya sendiri atas hal itu. “Presiden

Trump telah mengatakan, dirinya merasa harga minyak terlalu tinggi. Pada beberapa sisi dirinya memang benar, tetapi kami merasa harga minyak di kisaran 65 hingga 75 dollar AS per barel tak masalah untuk

memastikan perusahaan minyak berjalan secara efisien, begitu pula investasinya

ujar Putin pada Rabu, (4/10/2018). “Di sisi lain, harga minyak saat ini juga merupakan dampak dari beberapa kebijakan China Hentikan Import Minyak Dari AS

pemerintah Amerika Serikat. Saya berbicara mengenai sanksi AS terhadap Iran, mengenai permasalahan-permasalahan politik yang terjadi di Venezuela dan serta apa yang terjadi di Libya,” lanjut dia. Putin pun

menambahkan, seharusnya Trump bercermin untuk melihat siapa yang patut dipersalahkan atas harga minyak yang melonjak begitu tinggi belakangan ini. Komentar Putin muncul sebagai tanggapan selepas

Trump mengritisi pihaknya dan OPEC yang sepakat untuk membatasi produksi minyak pada 2016 lalu untuk menjaga harga minyak yag anjlok pada pertengahan 2014 lantaran adanya suplai global yang berlebih.

Ditulis Oleh – Feli idntoda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *