DNA Jenglot,Misterinya Selalu Bikin Merinding.

Posted by

DNA Jenglot,Misterinya Selalu Bikin Merinding. Mayoritas warga Indonesia memang sangat mempercayai hal mistis. Sehingga tak heran begitu banyak film atau sinetron horror yang laris dipasaran.

DNA Jenglot,Misterinya Selalu Bikin Merinding.
DNA Jenglot,Misterinya Selalu Bikin Merinding.

DNA Jenglot,Misterinya Selalu Bikin Merinding. Kisah dari tayangan bertema gaib tersebut juga tak jauh dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Bagi sebagian orang, masih menjadi misteri, apa dan siapakah jenglot itu? Tak heran jika para peneliti penasaran hingga memutuskan untuk melakukan tes DNA. Dan beginilah hasilnya.

Banyak orang yang percaya bahwa jenglot itu hidup, bahkan meminum darah. Menurut paranormal, jenglot merupakan jelmaan orang sakti yang hidup di masa lalu.

Namun, jika dikaitkan dengan penelitian, jenglot tidak memenuhi syarat sebagai makhluk hidup. Pasalnya.

Tubuh makhluk juga harusnya terdiri dari organ seperti jantung, paru-paru, hati dan sebagainya. Sedangkan jenglot tidak memiliki semua itu.

Hasil DNA jenglot

Seorang peneliti dari UI bernama Djaja Surya Atmaja akhirnya meneliti jenglot.

Dalam kesempatan tersebut, Djaja menemukan karakteristik kulit jenglot yang memiliki kesamaan dengan kulit manusia. Meski hasilnya demikian, namun belum bisa dipastikan bahwa figure kecil tersebut adalah manusia.

Pasalnya, bisa saja contoh jenglot yang digunakan untuk penelitian sudah terkontaminasi atau pernah diolesi darah manusia sebelumnya.

Struktur tulang

Setelah pengecek DNA, peneliti juga melakukan rontgen. Penelitian tersebut dilakukan langsung oleh Budi Sampurna DSF bagian forensic RSCM. Penelitian tersebut juga disaksikan oleh puluhan wartawan, paramedic dan mahasiswa praktik.

Dari hasil penelitian tersebut, terungkap bahwa struktur tubuh jenglot hanya berupa penyangga kepala hingga badan. Dan artinya jenglot tidak memiliki tulang.

Meski jenglot dikenal memiliki kuku panjang, ternyata jenglot tidak memiliki jaringan kuku.

Walhasil, hasil penelitian tersebut tentu saja membantah anggapan bahwa jenglot merupakan jelmaan manusia. Karena jenglot tidak memiliki struktur tulang seperti manusia pada umumnya.

Makin hebohnya kabar tentang jenglot di kalangan masyarakat ternyata memunculkan ide untuk membuat jenglot palsu.

Orang-orang kreatif memanfaatkan kepala monyet, ekor kuda hingga kulit tupai untuk dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai jenglot.

Keberadaannya masih mistis dan tak terlepas dari mitos-mitos yang berbau gaib. Ngeri sih, tapi apa kamu percaya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *