Kesemutan Diidentikkan Dengan Gangguan Fungsi Saraf

Posted by

Kesemutan Diidentikkan Dengan Gangguan Fungsi Saraf

Kesemutan Diidentikkan Dengan Gangguan Fungsi SarafSensasi kesemutan kerap dirasakan saat kaki atau tangan berada dalam posisi tertekuk dan dalam waktu lama.Kesemutan Diidentikkan Dengan Gangguan Fungsi Saraf

Sensasi ini bisa berlanjut menjadi rasa baal atau kebas tetapi setelah posisi diubah

rasanya ada aliran yang kembali lancar dan kesemutan hilang.Kesemutan Diidentikkan Dengan Gangguan Fungsi Saraf

Barangkali ini masalah kesehatan yang dianggap biasa. Namun rupanya sensasi demikian tak boleh disepelekan. Manfaluthy Hakim, dokter spesialis saraf mengungkapkan bahwa kesemutan diidentikkan dengan gangguan fungsi saraf. Ini juga merupakan gejala awal gangguan neuropati ringan.

Neuropati merupakan kerusakan saraf tepi. Saraf ini adalah penghubung organ tubuh (dari organ dalam hingga kelenjar keringat, kulit dan otot) dengan sistem saraf pusat yakni otak dan sumsum tulang belakang. Sensasi kesemutan karena posisi menekuk membuat aliran darah tidak lancar dan saraf tidak memperoleh nutrisi.

“Saraf mulai mengalami kerusakan awal. Kesemutan ini sebagai sinyal atau alarm buat tubuh bahwa ini mulai rusak, jangan sampai berlanjut,” jelas Luthy saat temu media bersama Neurobion di The Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat.

Bila kesemutan timbul karena posisi tertentu maka ia menyarankan untuk melakukan peregangan atau

mengubah posisi agar sensasi kesemutan hilang. Namun bila kesemutan tetap ada meski posisi diubah maka sebaiknya orang segera memeriksakan diri ke dokter.

Gejala kesemutan hanya awal karena jika dibiarkan maka gejala bisa berlanjut menjadi kram, sensasi seperti terbakar, sampai kaku. Kemudian ketika sudah parah maka kulit akan tampak mengilap atau bersisik dan mati rasa.

“Saraf memberikan fungsi sensorik untuk mencegah agar jangan sampai terjadi kerusakan jaringan. Jika saraf rusak, yang paling bahaya, orang bisa pegang sesuatu yang berpotensi merusak tetapi tidak dirasakan,” imbuh dokter yang juga Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi Perdossi Pusat ini.

Kerusakan saraf bisa berpengaruh pada tiga jenis fungsi saraf yakni sensorik untuk mendeteksi sensasi panas, dingin atau sentuhan, motorik sebagai perintah untuk melakukan gerakan tertentu, otonom atau

gerakan tak sadar dan campuran atau satu saraf yang membawa tiga fungsi sekaligus. Luthy mengungkapkan bahwa saraf di tangan merupakan pembawa tiga fungsi saraf ini sehingga cedera saraf pada tangan bisa memicu timbulnya neuropati.

Ditulis Oleh – Feli idntoda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *