Kisah Suku Pemburu Kepala Paling Sadis Di Dunia

Posted by

IDNTodays.com – Pada masa lalu, berburu kepala merupakan hal biasa yang dilakukan oleh suku pedalaman. Tindakan yang tergolong primitif ini dilakukan selama peperangan antar suku, ataupun sebagai unjuk ketangguhan seseorang di sukunya. Selain hal tersebut, berburu kepala juga dipergunakan sebagai syarat untuk menunjukkan kedewasaan seorang laki-laki dibeberapa suku. Berikut adalah beberapa Kisah Suku Pemburu Kepala Paling Sadis Di Dunia.

 

Kisah Suku Pemburu Kepala Paling Sadis Di Dunia

1. Suku Igorot, Filipina

Kisah Suku Pemburu Kepala Paling Sadis Di Dunia

Praktik berburu kepala yang dilakukan oleh Suku Igorot didasari oleh banyak alasan, misalnya perebutan kekuasaan, tumbal untuk kesehatan, hingga seserahan acara nikah. Namun tak semua orang boleh berburu kepala, karena dalam aturan Suku Igorot hanya seorang prajurit yang pernah berperang dan menang duel dengan lawannya yang boleh berburu kepala. Prajurit sperti ini akan ditandai dengan simbol Chaklag, yaitu tanda dari seorang pemburu kepala.

 

2. Suku Atayal, Taiwan

Suku Atayal atau yang lebih dikenal sebagai Suku Aborigin Taiwan ini merupakan salah satu suku pemburu kepala yang tinggal dipegunungan Taiwan pada abad ke 17 hingga  ke18, suku ini masih memiliki kekerabatan dengan suku Igorot di Filipina. Pada jaman dahulu suku ini menganggap semua orang asing yang memasuki wilayah mereka adalah musuh yang akan memburu dan membunuh orang-orang suku mereka.

 

3. Suku Dayak Laut, Kalimantan

Suku Dayak Laut yang disebut dengan orang Iban merupakan suku yang mendiami sebagian wilayah Kalimantan Barat, Brunei, dan Sarawak. Disebut sebagai Suku Dayak Laut karena mereka mendiami pesisir pantai, dan memiliki budaya yang disebut Ngayau atau berburu kepala pada saat perang dan melakukan perluasan wilayah.

Perang Sampit merupakan salah satu perang yang memperlihatkan eksistensi para pemburu kepala dari Suku Dayak Iban pada akhir tahun 90an, dan masih membeksa hingga saat ini. Selain itu, pada masa PD II Suku Dayak Iban juga pernah membentuk aliansi yang berisi ribuan ksatria pemburu kepala yang berhasil melibas sekitar 1.500 tentara Jepang di Kalimantan.

 

Lihat juga : Dokter Kejam Yang Kelakuannya Sangat Sadis

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *