Menpora Pertemukan Lifter Sandra Dengan Pemilik Klub Dan Pengurus Daerah

Posted by

Berita mengenai atlet angkat berat Sandra Diana Sari telah ramai diperbincangkan, akibat aksinya turun ke jalan untuk mengumpulkan recehan, agar dapat turut serta dalam turnamen nasional angkat berat yang akan diselenggarakan bulan Oktober nanti. Kabar tersebut, ternyata sampai ke telinga Menpora. Setelah sebelumnya, pihak pemprov angkat bicara, kini kejadian itu segera direspon cepat oleh Imam Nahrawi, selaku Menteri Pemuda dan Olahraga. Bahkan pak menteri, hari minggu 28 Mei 2017 ini langsung terbang ke Sumatera Barat.

 

Alasan Sandra Lakukan Aksi Pengumpulan Receh

Sebenarnya aksi yang dilakukan oleh Sandra bukanlah tanpa tujuan. Atlet berbakat itu sampai melakukannya karena merasa tidak memperoleh dukungan dari KONI Sumatera Barat. Ketika ditanyakan mengenai tujuan Sandra melakukan kegiatan tersebut, gadis kelahiran 4 Mei 1995 itu tidak berniat sama sekali untuk merendahkan KONI dan Pemprov Sumbar.

“Ya, Cuma ingin mengetuk dan membuka pintu hati KONI dan Pemprov Sumbar. Niat merendahkan mereka tidak ada. Sekarang kita kan latihan butuh bantuan. Ini vitamin tidak ada,uang saku, kalau tanding kan harus fokus. Masa tidak diperhatikan,” ungkap Sandra ketika dihubungi detikSport.

 

Sandra mengungkapkan kalau aksinya itu bukan atas suruhan dari siapun, semuanya dilakukan karena keinginannya sendiri. “Saya bukan minta duit tapi ingin dihargai. Cuma dapat salam saja. Dijanjikan tapi tidak tahu kapan,.”

Halangan yang dialami Sandra tak hanya mengenai dana, tapi juga fasilitas, “Sandra latihan dan tanding bukan untuk pribadi, tapi Sumbar dan Indonesia. Di tempat latihan juga tidak ada yang perhatian. Barbelnya pun terbuat dari semen. Pelatih yang buat sendiri, jadi ada barbell yang 25 kg, 10 kg 20 kg” beber Sandra.

 

Menpora Akan Temui Sandra, Pihak Klub, KONI dan PABBSI Setempat

Ketika dimintai keterangan sebelum berangkat ke Padang minggu pagi, Imam mengatakan “Saya tidak ingin persoalan ini berlarut-larut sehingga menimbulkan pandangan yang tidak baik bahwa pemerintah mengabaikan nasib atlet. Sekali lagi kami tegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan perbaikan nasib atlet, meski harus diakui bahwa perjuangan untuk itu menemui banyak tantangan disana-sini dan kami sangat membutuhkan semua pihak untuk terlibat membantu kami memajukan dunia olahraga Indonesia.”

 

Sebenarnya pada jumat kemarin, 26 Mei 2017, Imam telah menjelaskan mengenai pernyataan secara kronologis, tentang solusi bagi Sandra dan sudah meminta kepada Deputi di Kemenpora yang bekerja di bidang peningkatan prestasi olahraga untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini.

 

“Kuncinya adalah komunikasi dan koordinasi, Sandra sudah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu atlet muda yang potensial dengan menjadi juara di Kejuaraan Junior Angkat Besi, Asia dan itu ia perlu didorong untuk mendapatkan lingkungan berlatih yang memadai untuk mengembangkan potensinya itu. Semua pihak harus berfokus pada prestasi dan masa depan atlet harusnya jadi prioritas,” ungkap Imam.

 

“Saya ingin KONI dan juga semua pengurus cabang olahraga di daerah tidak hanya angkat besi saja, tapi semua cabang olahraga untuk lebih memperhatikan atletnya karena bakat-bakat emas ini lahir dari daerah. Mari kita bekerja sama melahirkan kembali kebanggaan Indonesia lewat olahraga,” pintanya.

 

Imam menjelaskan mengenai sinergi bersama pembangunan keolahragaan Indonesia yang telah ada di Permenpora No 1684 mengenai Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga Pasal 6, di dalamnya telah diatur, kalau Kemenpora selaku Pemerintah Pusat bertanggungjawab atas atlet-atlet yang berprestasi di tingkat internasional maupun regional, sedangkan Pemerintah Daerah bertanggung jawab untuk atlet nasional.

 

“Saya dukung Sandra terus meningkatkan prestasi dari level junior hingga Internasional. Semoga Sandra menjadi atlet terbaik Indonesia di masa depan,” tutup Imam.

 

Ketika berada di Padang, Imam akan mengunjungi Sandra di tempat klub  yang menaunginya. Tak hanya itu saja, Imam juga akan mempertemukan mereka dengan pengurus KONI serta PABBSI setempat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *