Negara Dengan Kebijakan Corona Terbaik Dan Terburuk

Posted by

idntoday Negara Dengan Kebijakan Corona Terbaik Dan Terburuk. Wabah virus korona baru Covid-19 telah memiliki dampak yang berbeda bagi negara-negara di dunia. Tingkat keparahan yang dialami tiap negara sebagian disebabkan oleh penanganan situasi masing-masing pemerintah. 

Perusahaan analisis data asal Inggris, YouGov, telah memperbarui peringkat kepuasan publik terhadap pemerintahnya dalam menanggapi wabah Covid-19.

Berdasarkan data tersebut, Inggris dan Meksiko menduduki peringkat terbawah dengan penilaian -15. Penanganan wabah Covid-19 di Inggris tidak luput dari kritik sedari awal.

Hal serupa dialami pemerintah Meksiko, yang disebabkan Presiden López Obrador meremehkan bahaya dari virus tersebut. Pada 4 Maret lalu ketika dihadapi ancaman Covid-19, Obrador justru mengatakan dihadapan wartawan, “Kalian harus tetap berpelukan. Tidak ada hal buruk yang akan terjadi.”

Negara Dengan Kebijakan Corona Terbaik Dan Terburuk

Kini, pemerntahnya tengah kewalahan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 namun tetap menstabilkan ekonomi negara. Arahan yang diberikannya pun membingungkan, karena di satu sisi ia mengajak masyarakat untuk tetap pergi ke restoran dan bersenang-senang, namun ia juga mengimbau publik bahwa pencegahan Covid-19 berawal dari kita mengisolasi diri di rumah.

Tiga negara lainnya yang mendapatkan penilaian minus dari warga negaranya adalah Amerika Serikat, Spanyol, dan Prancis yang semuanya sempat atau masih berada di lima peringkat jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak di dunia. 

Menduduki peringkat teratas adalah Vietnam, yang berkat “reaksi berlebihan” pemerintahnya, hingga kini belum melaporkan kematian pasien Covid-19. Negara tetangga Tiongkok itu merupakan salah satu negara terawal yang menerapkan lockdown.

Sejak bulan Januari lalu, meski belum terdapat kasus positif, pemerintah Vietnam telah menutup sekolah-sekolah. Selain itu, pemerintah Vietnam juga telah menjelaskan pada masyarakat bahwa virus Covid-19 jangan dipandang sebelah mata, karena lebih berbahaya dibandingkan dengan flu biasa. 

WHO pun mengapresiasi kinerja pemerintah Vietnam yang telah berhasil mengajak masyarakatnya bekerja sama dengan baik sehingga wabah Covid-19 dapat teratasi dengan cepat.

Dibuat oleh – Cahyono idntodays.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *