Pasien Positif Corona Meninggal diBandung Bertambah

Posted by

Pasien Positif Corona Meninggal diBandung Bertambah

Bandung, Indonesia — Pasien Positif Corona Meninggal diBandung Bertambah Pasien positif virus corona yang meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat jumlahnya bertambah. Total sudah dua dari delapan pasien positif corona yang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung meninggal dunia.

Pasien Positif Corona Meninggal diBandung Bertambah

Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung M Kamaruzzaman mengatakan, hingga Jumat (20/3) pukul 18.00 WIB, angka pasien positif terjangkit corona bertambah menjadi delapan orang dan satu pasien meninggal

Dari delapan yang positif, satu orang dinyatakan negatif dan kondisi sudah membaik. Saat ini sudah pulang. Kemudian dari positif tersebut ada satu laki-laki pasien 41 tahun telah meninggal dunia pada Kamis (19/3) pukul 22.05,” katanya dalam pesan suara yang diterima Indonesia.com, Jumat (20/3).

Sebelumnya pada Kamis siang, RSHS Bandung merawat tujuh pasien positif corona. Satu di antaranya, laki-laki berusia 53 tahun meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB

Selain pasien positif dan pasien yang meninggal dunia, Kamaruzzaman juga merilis data orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 51 orang. Sebanyak 26 pasien dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan 25 rawat jalan.

Total ODP hingga 20 Maret berjumlah 189 orang,” ujarnya

Sedangkan pasien dalam pemantauan (PDP) berjumlah 17 pasien per hari ini. Delapan di antaranya dinyatakan positif dengan rincian lima laki-laki dan tiga perempuan.

Selaras dengan data tersebut, Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat juga menyampaikan perkembangan angka kejadian corona di Jabar.

Hingga Jumat (20/3) pukul 17.00 WIB, pasien positif berjumlah 41 orang di Jawa Barat, empat di antaranya sembuh dan tujuh meninggal dunia.

Jumlah ODP di Jawa Barat yaitu 1.506 (815 proses pemantauan, 691 selesai pemantauan). Sedangkan PDP berjumlah 136 (92 proses pengawasan, 44 selesai pengawasan)

Kenali seluk-beluk virus corona, cara mencegah, serta gejala dan pengobatannya lewat laporan interaktif

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *