Pernikahan Brondong Dan Wanita Matang Apa Bisa lama

Posted by

                                     Pernikahan Brondong Dan Wanita Matang Apa Bisa lama

Pernikahan Brondong Dan Wanita Matang Apa Bisa lama

Pernikahan Brondong Dan Wanita Matang Apa Bisa lama.Terkadang cinta memang buta. Ya, cinta tak mengenal status sosial maupun perbedaan usia. Buktinya banyak pria muda atau brondong yang hatinya lebih tertambat pada wanita lebih tua. Apakah

pernikahan mereka langgeng atau hanya seumur jagung ada beberapa alasan brondong bisa luluh oleh wanita yang dewasa secara usia. Dalam sebuah wawancara, psikolog klinis ini menerangkan bahwa

wanita lebih tua lebih mampu mengontrol emosinya. Di balik itu kelemahannya pun ada. Wanita terbiasa independen, sehingga sisi romantisnya kurang peka, jelasnya. Pernikahan brondong dan

wanita lebih tua bisa bahagia dan bisa juga berujung derita. Banyak perjalanan rumah tangga mereka yang justru kandas di tengah jalan. Perceraian pun tak mampu terelakkan. Membangun Hubungan

Antar Manusia itu menyatakan bahwa antara suami dan istri harus menerima apa adanya dan menggali keunikan masing-masing. Itu dia, bagaimanapun pernikahan semestinya adalah persekutuan

dua pribadi yang saling memberi dan menerima. Mereka berproses bersama untuk makin matang, makin menemukan keunikan pribadi satu sama lain sehingga tambah saling mengerti dan mendukung,

terang Nilam saat dihubungi Health-Liputan6.com, ditulis Selasa Agar bisa berkembang, dibutuhkan kesiapan untuk menerima pasangan apa adanya, tanpa kehilangan dorongan untuk membangun. Nilam

melanjutkan bahwa ada faktor yang akhirnya bikin salah satu pihak menjadi baper.Kalau tanpa sadar salah satu menjadikan yang lain sebagai objek untuk pemenuhan kebutuhan, termasuk kebutuhan

psikis, dan terus demikian karena tidak sadar menjadikan pasangan sebagai objek pemuas kebutuhan, maka akan menghasilkan kekecewaan, ucap Ketua Program Magister Psikologi Profesi di Universitas

Gunadarma tersebut. Dalam beberapa kasus, Nilam menemui bahwa brondong membutuhkan istri sebagai representasi dari ibunya. Demikian pula, bila pria menikahi istri yang lebih tua terutama karena

kebutuhan untuk melanjutkan kenikmatan kasih sayang ibu, tentunya justru akan kecewa. Mengapa? Karena bagaimanapun istri juga memiliki kebutuhan kasih sayang dan rasa aman yang diharapkan

diperoleh dari suami, kata doktor jebolan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada tersebut.Lalu,bagaimana jika sang istri tak dapat memenuhi ekspektasi suaminya?Bila suami menuntut

istrinya berperilaku seperti ibunya, yang selalu melindungi dan memberi rasa aman kepadanya, tentu istri tak dapat memenuhi. Bila hal seperti ini tidak disadari, tentu terus berkembang menjadi sumber konflik, Nilam mengungkap alasannya

Ditulis Oleh – Lisa idntodays

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *