Petani Ganja Aceh Diminta Alihkan ke Tanaman Produktif

Posted by

                      Petani Ganja Aceh Diminta Alihkan ke Tanaman Produktif

Petani Ganja Aceh Diminta Alihkan ke Tanaman ProduktifPetani Ganja Aceh Diminta Alihkan ke Tanaman Produktif. Aceh mulai memfokuskan program pengalihan tanaman ganja ke tanaman produktif. Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser, di Banda Aceh,

mengatakan program ini untuk mengalihkan petani ganja menjadi petani yang menanam tanaman produksi unggulan. Kami sudah menyusun desain induknya

guna mengimplementasikan program alternative development yang menjadi fokus beberapa tahun ke depan, Menurut dia, program pengalihan tanaman ganja ke

tanaman produktif sebagai upaya mengatasi permasalahan narkotika di Indonesia. Ia mengatakan, produksi ganja dan penyalahgunaannya secara multidimensi

merugikan bangsa, baik secara fisik, psikis, sosial, ekonomi, budaya, keamanan, maupun ketahanan bangsa. Kegagalan mencegah dan mengadang ganja dari Aceh

untuk tidak menyebar ke seluruh Indonesia menyebabkan produksi dan penyalahgunaan ganja marak di mana-mana. Karena itu, tujuan program pengalihan

tanaman ganja yang tertuang dalam desain induk alternative development adalah mengentaskan produksi ganja di Provinsi Aceh, terutama di tiga kabupaten, yakni

Aceh Besar, Gayo Lues, dan Bireuen, ujar Faisal Abdul Naser. Sebelumnya, Gubernur Aceh Irwandi Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser, Bupati

Bireuen Saifannur, Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani, dan Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A Wahab mengikuti pertemuan membahas grand design Dalam pertemuan

itu, Gubernur Aceh mengharapkan BNN memfokuskan program pengalihan tanaman ganja tersebut. Program ini juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi

pemuda Aceh. Penyalahgunaan narkotika di provinsi ujung barat Indonesia tersebut sudah beralih dari ganja ke sabu-sabu. Kendati begitu, kami mendukung program

pengalihan tanaman ganja kata dia. Selain program tersebut, Gubernur juga mengajak aparat penegak hukum mengawasi ketat agar Aceh jangan menjadi

tempat transit penyeludupan sabu-sabu. Yang terjadi selama ini, ganja dalam ukuran besar keluar Aceh. Begitu juga dengan sabu-sabu, dari Malaysia masuk Aceh dan siap diseludupkan ke Jakarta. Ini harus dicegah  kata Gubernur Aceh Irwandi Yusuf

Ditulis Oleh – Lisa idntoda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *