Prabowo Janjikan Beberapa Jatah Kursi Menteri

Posted by

Prabowo Janjikan Beberapa Jatah Kursi Menteri

Prabowo Janjikan Beberapa Jatah Kursi Menteri Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo bicara soal Prabowo Janjikan Beberapa Jatah Kursi Menteri

kesepakatan dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional terkait jatah kursi menteri seandainya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang Pilpres 2019.

Hashim mengatakan PAN akan mendapat tujuh kursi dan PKS enam kursi.

Jatah partai lainnya masih dalam tahap diskusi.Prabowo Janjikan Beberapa Jatah Kursi Menteri

Pernyataan itu menimbulkan kontroversi lantaran diumumkan dua minggu sebelum hari pemungutan suara. PKS enggan menanggapi isu tersebut. Partai Demokrat pun angkat bicara dengan mengklaim punya delapan jatah kursi.

Menurut pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno isu bagi-bagi jabatan itu tidak elok diperbincangkan sebelum ada hasil Pilpres 2019.

Ia menilai hal ini justru akan menimbulkan sentimen negatif pada kubu Prabowo-Sandiaga karena semakin menguatkan citra politik transaksional di BPN.

Politik transaksional atau politik dagang sapi ini, kata Adi, memiliki stigma buruk di masyarakat dan justru akan menimbulkan pandangan negatif.

“Saya melihat ada sentimen negatif karena dari dulu kita kutuk politik dagang sapi yang cukup mengemuka mulai zamannya Orde Baru,” kata Adi saat dihubungi , Selasa (2/4).

Pernyataan soal jatah kursi ini juga berpotensi menutup sumber dukungan baru terhadap BPN. Adi berkata dengan pembagian yang hampir saklek tersebut, pihak lain yang ingin mendukung akan cenderung enggan dan mengurungkan niatnya.

“Mereka yang belum menentukan pilihan dan berharap jadi menteri itu

ya seakan pintunya sudah tertutup rapat. Hampir semua pos menteri disapu bersih,” kata Adi.Prabowo Janjikan Beberapa Jatah Kursi Menteri

Terlepas dari efek negatif itu, Adi mengatakan tujuan BPN mengemukakan isu bagi-bagi jabatan ke publik untuk mengkonsolidasikan kekuatan pendukung Prabowo-Sandiaga.

Adi berkata dengan diberikan kepastian menduduki jabatan menteri, PKS dan PAN akan semakin habis-habisan dalam memenangkan mantan Danjen Kopassus dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ke kursi RI 1 dan RI 2.

“Penyebutan jatah kursi seakan ada kesan memastikan parpol pengusung soal jatah kursi jadi tak ada alasan PKS, PAN, Demokrat tidak all out memenangkan 02. Artinya biar tidak ada simpang siur soal konsesi politik di tubuh BPN,” ucap Adi.

Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego meyakini kubu Prabowo-Sandiaga punya pertimbangan rasional untuk mempublikasikan jatah menteri di tubuh BPN.

Menurutnya, mempublikasikan jatah menteri berfungsi sebagai penyemangat yang efektif bagi parpol-parpol pendukung Prabowo.

Ditulis Oleh – Feli idntoda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *