Prabowo Saat Bertemu Dengan Sejumlah Perwakilan Media Asing

Posted by

Prabowo Saat Bertemu Dengan Sejumlah Perwakilan Media Asing

Prabowo Saat Bertemu Dengan Sejumlah Perwakilan Media AsingCalon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto, melarang wartawan media lokal meliput saat dirinya Prabowo Saat Bertemu Dengan Sejumlah Perwakilan Media Asing

berbicara dengan sejumlah perwakilan kedutaan besar negara sahabat dan media asing di kediamannya,

Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan kemarin malam.

Dari keterangan tertulis yang diterima, Prabowo mengaku dirinya memang sengaja ingin menyampaikan kepada komunitas media asing dan kedutaan asing terkait pandangannya selama Pemilu 2019.

Media lokal yang ingin masuk pun dilarang. Dari pantauan CNNIndonesia.com media lokal yang hadir hanya diperbolehkan menunggu di luar pagar rumah Prabowo.

Sejumlah media asing yang mendatangi kediaman Prabowo itu di antaranya adalah Aljazeera, ABC,

Anadolu, Tampak pula perwakilan dari media berbahasa Inggris yang berbasis di Jakarta, Independent Observer.

Sementara itu untuk perwakilan kedutaan negara sahabat, tak bisa terpantau karena mereka turun dari

kendaraan yang membawa mereka di dalam pagar rumah Prabowo.

“Kami telah menjalani kampanye politik yang sangat berat dan panjang. Setelah masa kampanye berakhir,

kami mencoba untuk menjalin hubungan dengan media dan komunitas asing untuk menyampaikan pandangan kami,” ungkap Prabowo kepada para media asing itu seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Diakui Prabowo, dirinya memang sengaja ingin menjelaskan kepada warga dunia melalui media asing

bahwa pihaknya telah mengalami aksi kecurangan secara terbuka, yang menurutnya telah melenceng dari

norma demokrasi.Prabowo Saat Bertemu Dengan Sejumlah Perwakilan Media Asing

“Pada intinya, kami mencoba untuk menjelaskan kepada warga dunia dan Indonesia tentunya, bahwa kami

mengalami pemilu dengan aksi kecurangan yang terbuka dan terbukti melenceng dari norma demokrasi,” kata dia.

Prabowo pun menuding kecurangan itu ditandai dengan pemberdayaan aparat kepolisian yang secara

terang-terangan, dan institusi pemerintahan seperti badan intelijen yang telah bersikap tak wajar kepada pihaknya.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu bahkan mengklaim dirinya memiliki banyak bukti laporan-laporan kecurangan. Di antaranya surat suara tercoblos seperti yang ditemukan di Malaysia.

“Kami memiliki banyak bukti dan laporan. Kecurangan surat suara seperti surat suara yang sudah dicoblos sebelum pemilu misalnya yang ditemukan di Malaysia, dan berikutnya hal-hal lain,” kata dia.

Ditulis Oleh – Feli idntoday

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *