Ramah Lingkungan BMW Akan Lebih Murah

Posted by

Ramah Lingkungan BMW Akan Lebih Murah

Ramah Lingkungan BMW Akan Lebih Murah

Harga Mobil Ramah Lingkungan BMW Akan Lebih Murah Ketimbang Versi Bensin

Tahun 2022 nanti, BMW berencana merilis BMW X5 FCEV menggunakan baterai hidrogen. Harga mobil hidrogen milik BMW pun disebut akan lebih murah pada lima tahun mendatang.

IdnTodays, Jakarta – Ramah Lingkungan BMW Akan Lebih Murah Selain Electric Vehicle (EV) alias kendaraan listrik, beberapa pabrikan mobil juga menyiapkan mobil berbahan bakar hidrogen. Mobil ramah lingkungan itu salah satunya tengah disiapkan oleh BMW.

BMW berencana untuk melengkapi X5 dengan teknologi sel bahan bakar. Di awal tahun 2020 akan ada serangkaian kecil X5 bertenaga hidrogen – dan dalam waktu singkat mobil sel bahan bakar cocok untuk produksi massal.

Hingga tahun 2025 BMW ingin menawarkan mobil dengan sel bahan bakar yang cocok untuk produksi massal dalam lingkup kerjasamanya dengan Toyota, jelas kepala pengembangan Klaus Fröhlich kepada Forbes. Fröhlich tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang model volume, seperti di segmen mana ia akan berada.

BMW berbahan bakar hidrogen

Mobil BMW berbahan bakar hidrogen itu akan memiliki harga yang lebih murah ketimbang mobil berbahan bakar minyak (bensin). VP BMW bidang Hydrogen Technology, Fuel Cells, & Vehicle, Jurgan Guldner mengatakan, lima tahun lagi produksi harga mobil hidrogen akan turun drastis.

Guldner melanjutkan, salah satu kunci agar biaya produksi mobil hidrogen ini lebih murah adalah dengan mengurangi jumlah platinum yang dipakai membuat sel-sel kecil dalam tumpukan sel bahan bakar. Selain itu, pabrikan juga harus meningkatkan efisiensi dan memperluas jaringan staisun pengisian hidrogen.

Sebagai informasi, mekanisme kerja mobil hidrogen tak sama dengan mobil listrik atau hybrid. Baterai mobil hidrogen mendapatkan asupan energi listrik dari reaksi kimia antara gas hidrogen yang terkompresi dan oksigen. Kemudian, arus listrik yang dihasilkan akan masuk ke dalam paket baterai.

Sementara itu, saat ini platform mobil BMW berbahan bakar hidrogen generasi ketiga tengah dikembangkan. Pabrikan Jerman ini bekerja sama dengan Toyota untuk mengembangkan teknologi hidrogen sejak 2015 lalu.

BMW Model X5 FCEV

BMW berencana mengenalkan model X5 FCEV yang memakai baterai hidrogen pada 2022 mendatang.. BMW X5 FCEV akan diproduksi berbasis mobil konsep BMW i Hydrogen Next FCEV yang mejeng saat Frankfurt Motor Show 2019.

Prototipe BMW X5 FCEV disebut sanggup menempuh jarak 402 km sampai 482 km dengan muatan penuh. SUV tersebut akan memiliki daya jangkau yang lebih jauh, yakni 560 km, dengan teknologi baterai hidrogen baru yang sedang dikembangkan BMW. Setelah itu, baterai hidrogen yang sama juga akan disematkan untuk BMW X6 dan X7.

Saat ini, hanya mitra kerjasama BMW yang menawarkan kendaraan sel bahan bakar produksi, dengan Toyota Mirai dan Hyundai dengan Nexo mereka. Mercedes GLC F-Cell saat ini hanya dijual kepada pelanggan tertentu di bawah program leasing khusus, sel bahan bakar SUV belum dijual.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *