Sebanyak 168 Fintech Ilegal Ditemukan Pada Periode Akhir Februari

Posted by

Sebanyak 168 Fintech Ilegal Ditemukan Pada Periode Akhir Februari

Sebanyak 168 Fintech Ilegal Ditemukan Pada Periode Akhir Februari Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menemukan 168 Sebanyak 168 Fintech Ilegal Ditemukan Pada Periode Akhir Februari

penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi (fintech peer to peer lending/p2p) ilegal.

Sebanyak 168 fintech ilegal itu ditemukan pada periode akhir Februari

hingga Selasa (5/3) kemarin. Ini berarti,Sebanyak 168 Fintech Ilegal Ditemukan Pada Periode Akhir Februari

dalam 35 hari, Satgas Waspada Investasi menemukan 168 fintech ilegal baru. Ini sekaligus menambah panjang daftar fintech ilegal, yaitu sebanyak 803 fintech ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan Satgas Waspada Investasi bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), termasuk Google, telah memblokir 635 fintech ilegal.

Satgas Waspada Investasi mengirimkan surat kepada Kominfo untuk kembali memblokir 168 fintech tersebut. Sejalan dengan itu, satgas juga telah berkoordinasi dengan Bareskrim jika fintech tersebut terbukti melakukan pelanggaran pidana.

“Minggu depan akan kami umumkan, sehingga ini memberikan pesan

kepada masyarakat dan pelaku bahwa kami tidak tinggal diam. Kami tidak akan membiarkan mereka melakukan penawaran yang bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap fintech,” ujarnya di Kantor Ombudsman, Jumat (8/3).

Tongam melanjutkan fintech ilegal tersebut banyak ditemukan di Play Store dan website. Namun demikian, lanjutnya, satgas belum mendata asal negara penyedia fintech tersebut.

Sebetulnya, lanjut Tongam, satgas telah bekerja sama dengan Google untuk mengontrol aplikasi fintech. Sayangnya, Google tidak mampu mendeteksi fintech ilegal karena siapa pun bisa memasukkan aplikasi dalam Play Store.

“Oleh karena itu, saat ini kami melakukan deteksi dini dan blokir dini,” imbuhnya.Sebanyak 168 Fintech Ilegal Ditemukan Pada Periode Akhir Februari

Tongam juga menyebut ada modus baru fintech ilegal yang menawarkan pinjaman lewat media sosial Instagram. Parahnya, fintech tersebut mengatasnamakan OJK.

Ditulis Oleh – Feli idntoda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *