Trump Membela Menantunya Terkait Soal ‘Jalur Rahasia dengan Rusia’

Posted by

Kushner Jadi Sasaran Penyelidikan FBI

Dalam sebuah penyataan yang mana ia berikan kepada New York Times, Trump sendiri pasalnya malah memuji ‘kinerja hebat’ yang sudah dilakukan oleh Kushner. Namun ia tak secara langsung menanggapi tudingan yang mana ditujukan kepada pria yang menikah dengan putrid sulungnya, Ivanka, itu. Kushner sendiri dituduh berdiskusi guna membuka jalur rahasia dengan duta besar Rusia tepatnya pada bulan Desember lalu. Trump Membela Menantunya Terkait Soal ‘Jalur Rahasia dengan Rusia’

 

Harian Washington Post dan New York Times mengatakan bahwa ia ingin menggunakan fasilitas Rusia tersebut guna menghindari penyadapan AS Pada komunikasinya dengan Moskow. Kushner juga dilaporkan sudah melakukan hal ini sebelumnya bahkan sebelum Trump dilantik menjadi presiden sehingga saat itu ia masih berstatus sebagai warga negara biasa.

 

Tuduhan tersebut pasalnya muncul setelah dirinya disebut-sebut tengah menjadi sasaran yang diawasi sebagai bagian dari penyelidikan FBI atas dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum tahun 2016. Berbagai laporan yang ada di AS menyebutkan bahwa penyidik-penyidik sangat yakin Kushner mempunyai informasi yang relevan. Namun mereka beranggapan bahwa Kushner belum tentu melakukan perbuatan pidana.

 

Tanggapan Sang Mertua dan Petinggi Pemerintahan

Lalu bagaimana kah tanggapan sang mertua? Trump yang dilaporkan sudah bertemu dengan sejumlah pengacara di Gedung Putih tepatnya pada hari Minggu (28/5) lalu tetap mendukung Kushner. “Jared melakukan tugas negara dengan baik,” ungkapnya. Ia juga menganggap bahwa Kushner sudah berperan sebagai penasehat senior Gedung Putih dengan baik pula.

 

“Saya sepenuhnya sangat yakin kepadanya. Dia dihormati oleh hampir semua orang dan sedang mengerjakan sebuah program yang bakal menghemat miliaran dolar bagi anggaran negara. Selain itu, dan bahkan mungkin yang lebih baik, ia orang yang sangat baik,” ungkap Trump pada New York Times.

 

Komentar Trump itu pasalnya muncul setelah para penjabat senior pemerintahan menganggap ringan dan tidak serius terhadap tudingan-tudingan itu, tanpa menanggapi apakah benar atau tidak tuduhan itu. John Kelly, Mentri Keamanan Dalam Negeri, mengatakan pada ABC News Minggu (28/05) kemarin bahwa pihaknya menganggap adanya upaya membangun jalur rahasia dengan pihak asing merupakan hal yang “bisa diterima” dan “normal”.

 

“Dengan cara apapun, anda bisa berkomunikasi. Terutama juga anda bisa berkomunikasi dengan pihak-pihak yang tidak telalu ramah kepada kami. Ini adalah hal yang baik. Dan sekali lagi, ya, apapun komunikasi itu bakal kembali ke pemerintah dan juga untuk dibagikan ke seluruh jajaran pemerintahan,” ungkap Kelly.

 

Penasihat Keamanan Nasional Trump, HR McMaster, sementara itu mengatakan, “Kita memiliki jalur belakang komunikasi dengan sejumlah negara.”

 

Trump sendiri sebelumnya sudah melampiaskan rasa frustasinya lewat media sosial Twitter menanggapi “berita palsu dari media”. “Menurut pendapat saya, banyak sekali bocoran dari Gedung Putih yang diciptakan oleh media #FakeNews,” kicaunya di Twitter.

 

Trump juga menambahkan, “Kapan saja anda melihat Kata-kata dengan ‘sumber mengatakan’ di media berita bohong dan mereka tidak menyebutkan nama dan sumbernya, sangat mungkin sekali bahwa sumber tersebut yang dimaksudkan tidak ada, namun dibuat oleh penulis berita palsu. #FakeNews ada;ah musuh!” tukasnya.

 

Dari pernyataan ini jelas Trump memerangi berita hoax namun ia tetap menanggapi berita dengan santai. Ia dan jajaran pemerintahan sudah sangat paham terhadap fakenews yang sering beredar tanpa sumber yang jelas.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *